Rabu, 30 Maret 2011

Segala sesuatu untuk menjadi indah ada prosesnya.

Mungkin perkataan ini sudah terlalu sering kita dengar.

Segala sesuatu untuk menjadi indah ada prosesnya.

Contoh yang paling sering digunakan adalah kupu - kupu. Untuk menjadi seekor kupu - kupu, harus melewati masa - masa yang sukar dan membosankan. Itu adalah proses yang harus dilewati. Tetapi ketika berhasil melewati proses itu, maka seekor kupu - kupu yang dahulu adalah seekor ulat, akan menjadi kupu - kupu yang indah.

Ketika saya membaca Kisah hidup Musa, saya sempat bertanya - tanya di dalam Bilangan 12 : 3

12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.

Benarkah musa pada awalnya adalah seorang yang berhati lembut ?

Ternyata tidak. Musa harus melewati proses yang sangat berat agar memperoleh hati yang lembut.

Pada awalnya Musa adalah seorang yang kasar.

Keluaran 2 : 11 - 12

2:11. Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu.


2:12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.

Tetapi Alkitab mencatat bahwa Musa adalah seorang yang sangat lembut hatinya. Darimanakah Musa mendapatkan hati yang lembut itu ?

-----------------------------------------------------------------------------------------

Ketika Tuhan memilih Musa untuk membawa bangsa Israel, Disinilah proses pembentukan hati Musa berjalan.

Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk dan bebal.

Saya yakin sudah banyak para pembaca yang pernah berhadapan dengan orang yang tegar tengkuk dan bebal. Betapa menjengkelkan. Kadang emosi meluap. Kadang kata - kata makian terlontar dari mulut bahkan tulisan kita.

Dan lebih parahnya lagi, hati kita ini kadang sangat sakit mendengarkan perkataan dari orang yang tegar tengkuk dan bebal.

Dan itu belum ada apa - apanya dengan Musa ketika Musa harus membawa bangsa Israel yang tegar tengkuk dan bebal keluar dari Mesir menuju ke Tanah Kanaan.

Bayangkan.....selama 40 tahun Musa diproses oleh Tuhan. Kalau mau membaca kisah detailnya, Musa akhirnya tidak dapat memasuki tanah Kanaan karena ulah bangsa Israel yang tegar tengkuk dan bebal.

Itulah proses yang harus dialami oleh Musa. Sehingga Dia benar - benar menjadi seorang yang sangat lembut hatinya. Padahal dahulu dia adalah seorang yang kasar.

-------------------------------------------------------------------------------------

Seberapa banyak dari kita yang sering berdoa meminta hati yang memaafkan, meminta hati yang mengasihi bahkan meminta untuk Tuhan melembutkan hati kita.

Ketahuilah.....Tuhan akan melakukan semua itu. Tetapi tidak langsung terjadi. Karena untuk menjadi indah harus ada prosesnya.

Ketika meminta hati yang memaafkan, mungkin Tuhan akan memberi kita orang yang sering memfitnah kita, bahkan mencaci maki kita.

Ketika meminta hati yang mengasihi, mungkin Tuhan akan memberi banyak orang - orang miskin yang ditempatkan di sekitar kita. Bahkan orang - orang yang berkekurangan.

Ketika minta Tuhan melembutkan hati kita, mungkin Tuhan akan memberikan kita orang - orang yang menjengkelkan.

dsb...dsb.....

Tetapi itu semua adalah proses agar hati kita berubah seperti yang kita minta.

Ingat, untuk menjadi indah harus melewati proses yang menyakitkan dan sukar. Bahkan kadang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Mzm. 12:6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

 Dan. 12:10 Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.


GBU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar