Rabu, 09 Februari 2011

CRING

Dengan perlahan kumasukkan tanganku ke dalam kantong kolekte. Setelah yakin tidak terdengar suara gemerincing, secara perlahan juga kukeluarkan tanganku dari kantong kolekte itu dan kuberikan kantong kolekte itu kepada orang disebelahku.

hhhh.......sedikit bernafas lega. Akhirnya acara memberikan persembahan selesai juga. Sekarang tinggal menunggu acara pemberitaan Firman Tuhan ( kotbah )

Bagiku, acara memberikan persembahan adalah acara yang menegangkan dan penuh tantangan. Kenapa ?.....karena aku malu. Tetapi aku mau. Mau memberikan persembahan, tetapi malu.

Malu...karena diriku tidak pernah bisa memberikan persembahan yang tidak berbunyi. Kalau seandainya di dalam kantong itu hanya ada uang kertas, bagiku tidak masalah. Tetapi repotnya kalau di dalam kantong itu sudah ada uang logamnya.....maka secara otomatis persembahan yang kuberikan akan berbunyi gemerincing......bunyi yang indah Tetapi membuat malu diriku.

Pernah suatu kali ketika dengan percaya diri memberikan persembahan tanpa perlahan - lahan......"CRING"......bunyi yang indah sekali....membuat orang disebelahku tersenyum. Entah senyum ramah atau senyum mengejek....aku tidak tahu. Tetapi yang ada di dalam pikiranku hanya ada satu kata...."BODOH"......

Arrrghhhh.......kataku dalam hati. Tidak akan pernah kulakukan hal itu lagi.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mulailah acara kotbah .......

Di dalam kotbahnya, pendeta itu banyak memberikan kesaksian tentang pribadinya yang banyak melayani di luar negeri. Ingin rasanya pergi keluar negeri. Tapi....semua itu....hanya mimpi.....hi...hi...hi....memberikan persembahan saja harus hati - hati. Mau pergi keluar negeri ? kalau ke hongkong mungkin saja bisa ......."LUAR NEGERI KE HONGKONG ?"...ha..ha...ha...

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ibadah pun selesai.

Sekarang tiba giliranku untuk kembali berada di kehidupan nyata yang terkadang membuat orang - orang yang melihatnya merasa jijik. Hidup dari lampu merah, kuning dan hijau hanya untuk sesuap nasi dan sekeping uang yang disiapkan untuk ibadah minggu depan. Namun semuanya membawa kegembiraan tersendiri. Terutama pada saat memberikan persembahan di gereja.......tantangan terbesar adalah tidak menimbulkan bunyi "CRING" ....pada saat memberikan persembahan.......hi...hi..hi

GBU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar